SELAMAT BERGABUNG DI SITUS INTELEKTUAL MUDA INDONESIA

Situs orang- orang intelektual Muda Indonesia yang ingin menuangkan hasil pemikirannya untuk Kemajuan Bangsa Indonesia ke depannya. Tuangkan pemikiran anda di blog ini. Mari mengawasi dan mengkritik jalannya pemerintahan dan pembangunan di Daerah khususnya dan di Negara Indonesia pada umumnya dari segala sudut pembaharuan. Sehingga di Daerah menjadi Daerah yang maju dan makmur serta menjadi daerah percontohan di Indonesia dan Negara Indonesia menjadi negara yang maju dan kuat perekonomiannya di tengah- tengah peradaban dunia.

Potret Desa Padangbolak

Potret Desa Padangbolak
Sopo Godang Desa Nagasaribu

Rabu, 12 Mei 2010

KORUPSI DAN MAKELAR KASUS MASIH SUSAH DITEGAKKAN DI INDONESIA

Dari kasus yang terjadi dalam tahun 2009 dan terus merambah ke tahun 2010, dari kasus Cicak dan Buaya sampai ke kasus Bank Century serta Gayus Tambunan. Dari berbagai kasus ini nampak jelas bahwa penegakan hukum di Indonesia masih belum terlaksana secara nyata, masih separuh hati dan masih ada unsur suka dan tidak suka bahkan masih ada seorang makelar kasus, dimana makelar kasus ini punya drama dan strategi bisa mengatur sebuah kejadian dan perkara bisa direkayasa begitu rupa, sehingga seseorang yang berkepentingan terhadap kasus ini bisa dimenangkan. Makelar kasus ini punya power dan hubungan dekat dengan oknum penyidik polisi dan punya kekuatan untuk mempengaruhi para hakim dan jaksa sebagai penegak hukum, dan didalam persidangan tersebut sudah diatur dan dipilih siapa hakim dan jaksa yang akan melakukan persidangan tersebut. Begitulah begitu bobroknya bahkan hancurnya penegekan hukum indonesia ini, kalau boleh saya katakan inilah era dimana penegakan hukum di Indonesia ini sangat memprihatinkan sekali.

Kasus cicak dan buaya merupakan pekerjaan makelar kasus, untuk memecah belah penegakan hukum di Indonesia, anatara oknum polisi dan lembaga pemberantasan korupsi KPK. Hal ini sudah jelas ada sekelompok orang di Indonesia ini yang menginginkan KPK itu harus di bubarkan, karena lembaga ini dianggap punya power yang besar untuk memberantas korupsi dan makelar kasus di Indonesia ini. Sehingga dibuatlah rekayasa dan dinyatakan pejabat KPK bibit dan candra melakukan penerimaan suap terhadap beberapa kasus yang ditangani oleh kedua pejabat KPK tersebut. Hal ini merupakan salah satu kerjaan makelar kasus, yang susunan dramanya sangat rapi sekali. Kasus ini membuat oknum polisi turun tangan untuk melakukan penyelidikan terus turun ke penyidikan, yang berimpas kedua lembaga penegak hukum ini saling menunjukkan kekuatannya, yang akhirnya disebut kasus cicak dan buaya.

Kita sebagai rakyat Indonesia harus bijak membaca dan menyikapi kasus ini, kita jangan sampai terlena yang akhirnya akan membuat lembaga KPK ini hilang dari Indonesia, padahal lembaga ini sangat penting sekali untuk mengawasi dan menindak terhadap pelaku korupsi di Indonesia ini.

Disamping itu ada satu lagi lembaga yang harus betul- betul kita kawal keberadaannya sampai kapanpun, yaitu Mahkamah Konstitusi, jangan sampai ada makelar kasus yang membuat pejabat bahkan lembaga ini dihapus.

Masih banyak lagi kasus yang sangat jelas kita lihat bahwa penegakan hukum di Indonesia ini memang sudah bobrok sekali, kita sebagai rakyat indonesia mari bersatu untuk tetap mengawasi bahkan mengawal agar penegakan hukum di Indonesia kembali jaya sesuai dengan seharusnya. Jangan sekali- kali melawan kekuatan rakyat, apabila rakyat sudah mengamuk dan bosan sebagai penonton, maka kehancuran dan lompatan kuantum kemarahan rakyat untuk melakukan revolusi pasti akan segera dijalankan sebagai salah satu alternatif untuk penegakan keadilan dan hukum di Indonesia kembali jalan sebenarnya.

Selamat berjuang...

Bagaimana pandangan anda dengan hadirnya blog ini?